top of page

6 TIPS TRAVEL AMAN Bersama Anak di Tengah Pandemi

"Travel untuk tetap hidup"

Travel...sesuatu hal yang sangat populer, dan semakin populer dari tahun ke tahun. Tiket semakin terjangkau, hotel semakin terjangkau, Airbnb semakin gencar, dan berakhir dengan Instagram pun semakin ramai. Entah kenapa sebelum tahun 2020, kata "travel" atau "travelling" kami rasa sudah overused di Indonesia, mungkin hashtag ini hanya bisa ditandingi oleh hashtag skandal selebriti. "Semua bisa travel!"....kata salah satu spanduk biro wisata


Baluran, 2016

Banda Aceh, 2018


Tapi mirip dengan permainan ular tangga, dimana kalian naik terus dan kemudian.....tangga turun ke bawah yang panjang, menggambarkan apa yang terjadi dengan travel di 2020. Yup, pandemi, sesuatu yang merubah segalanya dalam segala aspek. Idealnya adalah terus diam di rumah, menjaga jarak demi keamanan bersama. Tapi kembali lagi, tidak semudah itu, melihat koleksi sepatu atau koleksi baju yang tidak dipakai selama setahun terakhir, post-post di feed, dilengkapi dengan kebosanan di rumah yang sudah diambang batas, plus kebutuhan untuk memberikan kesempatan eksplorasi untuk si kecil, bulat tekad kami untuk kembali TRAVEL, paling tidak travel aman.


Travel aman, atau setidaknya berusaha maksimal untuk tetap aman, adalah hal mutlak di tengah pandemi ini apalagi ketika harus mengajak si kecil. Tidak ada kompromi lagi, sama seperti kostum batman yang harus selalu hitam, travel aman menjadi sesuatu yang mutlak. Kami sendiri ada beberapa kali travel selama pandemi, tidak jauh memang hanya di kota sekitar Jakarta, namun ternyata cukup membuat si kecil happy, tidak bosan melihat hal yang sama setiap hari.


Beberapa pekan lalu kami kembali travel, tidak lama hanya 2 hari, dan kami ingin berbagi TIPS TRAVEL AMAN bagi kalian semua yang berencana melakukan travel di tengah pandemi, terutama dengan si kecil. Perlu diperhatikan bahwa ini adalah tips dan saran versi kami, kalian bisa setuju, bisa tidak. Yuk kita mulai


1. Rencanakan Semuanya


"Lets Get LOST" atau travel tanpa rencana, mengikuti langkah kaki adalah hal yang sering kami lakukan ketika travel sebelumnya, seru memang karena kalian akan menemui sesuatu yang baru dan tidak terduga. Namun ini adalah sesuatu yang harus kalian HINDARI untuk travel di tengah pandemi. Travel aman adalah prioritas kalian!

Gimana caranya ? Persiapkan semuanya dengan matang. Apabila kalian adalah orang yang positif dan percaya segala sesuatu baik, ini adalah saat yang tepat untuk skeptis.


Mengetahui dan mempersiapkan semuanya dengan baik dari awal juga mengurangi kemungkinan kalian panik. Panik adalah sesuatu yang tidak ingin kalian dapat ketika travel di tengah pandemi, panik akan menyebabkan kalian menjadi lengah untuk menjaga diri. Oleh karena itu kami meletakan ini di nomor 1 karena ini paling penting. Berikut saran kami yang harus kalian persiapkan dan rencanakan :


Transportasi

Kami menyarankan kalian apabila travel di tengah pandemi menggunakan kendaraan pribadi karena resiko yang ada lebih bisa dikendalikan dan diukur. Namun apabila harus menggunakan transportasi umum baik itu mobil, pesawat, kereta, dll kalian harus terlebih dahulu mencari informasi kebijakan mereka mengenai covid. Cari informasi di internet atau kalian juga bisa menghubungi call center mereka, tanyakan secara detail, ingat ini demi keamanan travel kalian dan juga buah hati. Go-show, atau berusaha mendapat tiket pesawat/kereta dengan datang langsung juga lebih baik dihindari.


Hotel / Tempat Menginap

Cari informasi kebijakan hotel ini terkait pandemi, baca review dari para pengunjung dalam 1-2 bulan terakhir terutama bagi mereka yang memberi bintang 1-2. Kalian bisa mendapatkan informasi ini di situs seperti Traveloka, Tripadvisor, dll. Menghubungi tempat menginap kalian dan menanyakan langsung juga bisa menjadi alternatif.

Bagaimana apabila menginap di rumah saudara atau teman ? Kalau boleh jujur ini bukan waktunya untuk sungkan, cari tahu aktifitas disana, kebersihan dan bagaimana pandangan mereka akan pandemi, apabila kalian ragu lebih baik tidak.


Resturant / Tempat Makan dan Tempat Wisata

Kembali kalian dapat melakukan hal serupa seperti di atas, cari tahu semua informasinya. Untuk restaurant dan tempat wisata, cari informasi juga jam ramai dan sepinya.


2. Manajemen Waktu


Kerumunan adalah hal yang harus dihindari ketika kalian travel di tengah pandemi. Restoran yang sedang ramai pengunjung, ataupun tempat wisata yang penuh sesak bukanlah pilihan bijak di tengah kondisi seperti ini. Waktu adalah teman terbaik anda ! Manajemen waktu akan membantu kalian untuk menghindari peluang adanya kerumunan. Berikut beberapa tips yang dapat kalian lakukan perihal waktu.


Travel di Hari Kerja

Apabila dimungkinkan oleh pekerjaan kalian, bepergian di hari kerja akan mengurangi potensi bertemu kerumunan, dan sisi positifnya biasanya hotel menjadi lebih murah. Jadi bila kalian masih bekerja swasta, pergunakan cuti kalian dengan bijak. Apabila kalian wiraswasta, mempercayakan pekerjaan ke bawahan selama beberapa hari menjadi salah satu pilihan. Kemarin kami travel dimulai di hari Kamis, dan kembali ke rumah di hari Sabtu.


Makan di Sebelum atau Sesudah Jam Makan

"Wah sudah jam 12 nih, yuk ke resto XYZ buat makan siang" ini adalah yang dikatakan mayoritas orang dan berujung penuhnya restoran atau tempat makan ketika kalian akan makan siang / makan malam. Menghindari jam umum orang makan siang atau makan malam ketika kalian ingin makan di restauran adalah hal simple namun efekti mengurangi peluang bertemu dengan orang. Dan bila memungkinkan, carilah tempat duduk yang tidak di jalur lalu lalang banyak orang.


3. Pengaturan Barang Bawaan


Barang bawaan, terutama ketika kalian membawa si kecil entah itu balita ataupun bayi, menjadi sesuatu yang perlu kalian perhatikan. Membawa barang terlalu banyak untuk waktu travel yang singkat akan sangat membebani, demikian juga ketika membawa barang terlalu sedikit yang berujung pada kepanikan.

Mengatur barang bawaan kalian dari awal akan sangat membantu kalian terutama ketika di hotel atau tempat menginap. Berikut beberapa tips dari kami untuk membagi barang bawaan


Tas Pakaian

Tas ini berisi pakaian kalian, pakaian dan keperluan si kecil, serta keperluan make-up. Tas ini dapat berupa koper atau tas backpack yang cukup besar. Tergantung dari lama travel dan tujuan, kami biasanya menggunakan Koper American Tourister atau Osprey Porter 30. Dari sisi volume kurang lebih sama dengan Osprey memiliki sedikit kelebihan dari sisi banyaknya kantong.


Tas Harian

Tas ini adalah tas harian / daypack dimana tas ini akan anda bawa kemana pun anda pergi, ke restaurant, ke tempat wisata, coffee shop dan lain-lain. Kami memasukkan barang berikut ke tas ini

  • Keperluan si kecil : popok, perlengkapan ganti popok, baju ganti, susu, termos air panas

  • Keperluan sanitizer : UV Care (silahkan cek ulasannya disini), Spray Antiseptik, Tisu basah, masker cadangan

  • Lain-lain : kamera, dompet, hp, tablet

Saran kami pilihlah tas yang ringan, anti air, dan memiliki banyak kantong serta slot untuk membawa termos air panas. Disini kami menggunakan Boundary Supply - Errant tas yang selalu menemani kami sejak si kecil lahir.


Tas Sanitizer

Yak kalian tidak salah baca, tas sanitizer, ini adalah tas perlengkapan perang anda sekaligus tas paling penting di kala travel diwaktu pandemi. Tas ini berisi seluruh perlengkapan sanitize kalian yang kalian gunakan untuk mensterilkan baik itu kamar hotel atau kamar menginap kalian. Kami biasanya memasukkan barang-barang berikut :

  • Saniter Spray Air & Surface, atau disinfectant ruangan sejenis.

  • Dr Soap Fabric Mist, atau disinfectant kain sejenis.

  • Disinfectant buatan sendiri, berisi alkohol 95% + essential oil

  • Kurumi KV 01. Kami telah mengulas vakum ini, silahkan klik disini.

  • Haezbaby Bear ESC Travel. Kami telah mengulas vakum ini, silahkan klik disini.

  • Sabun cuci tangan dan cuci piring

Penjelasan lengkap bagaimana kami menggunakan semua barang ini ada di poin berikutnya ya.


4. Non Tunai


Salah satu hikmah yang dapat diambil dari pandemi adalah munculnya beragam sensor yang memudahkan hidup kita. Ketika semua orang menghimbau untuk tidak menyentuh satu benda dan yang lainnya, kita menjadi takut dan parno untuk menyentuh apapun. Pernah suatu kali ketika kami harus masuk ke ruangan di depan kami ada beberapa orang yang hanya diam memandangi pintu dan memandang satu sama lain, ternyata alasannya adalah mereka tidak mau memegang pegangan pintu sambil berharap orang satunya akan membuka pintu dan dia tinggal lewat....


Apabila pegangan pintu atau tombol tiket parkir adalah sesuatu yang sangat kita hindari, maka uang tunai adalah sesuatu yang WAJIB kita hindari. Sejak jaman sebelum pandemi, uang adalah salah satu benda dengan resiko bakteri/virus paling tinggi, kita tidak tahu uang itu sudah berada di tangan siapa saja. Berdasar penilitian dari CSIRO, virus covid bisa bertahan di uang kertas sampai dengan 28 hari.


Solusinya ? kartu pembayaran berbasis RFID dari bank seperti Tapcash, Flazz, Emoney dan sejenisnya plus wallet account seperti GoPay / Ovo menjadi teman terbaik anda. Pastikan kartu dan wallet anda terisi saldo yang cukup. Pergunakan kartu anda hampir untuk semuanya, mulai dari tol, pengisian bahan bakar, makanan, kopi, dll.


Tidak perlu bawa uang tunai sama sekali ? Sayangnya abang parkir, atau biaya toilet di beberapa rest area, atau tips hotel tidak memungkinkan menggunakan kartu / wallet. Pengalaman kami di salah satu tempat makan batagor di Bandung yang tersohor dengan antrian cukup panjang, juga tidak menerima semua ini,

"ATM BCA ada di sebelah" itu kata mereka ketika kalian memberikan kartu atm untuk pembayaran.


Solusinya ? Persiapkan dari rumah. Kalian bisa mengambil uang tunai secukupnya di ATM, di ATM relatif lebih aman menurut kami daripada alternatif lain karena uang biasanya tersimpan cukup lama di brangkas ATM. Dan tukar uang ini dengan pecahan lebih kecil di beberapa toko. Walaupun mbak kasir akan melihat kalian dengan jutek ketika kalian memberikan uang kertas 100 ribu untuk air mineral sehaga 8ribu, namun hadapilah dengan senyum lebar sambil berkata "hanya ini uangnya, tidak ada yang lebih kecil".

Selanjutnya apabila ada waktu, kalian bisa meletakkan semua uang ini dalam kantong plastik, dan menjemurnya dibawah sinar matahari. Pastikan tidak menjemurnya di tempat umum, walaupun uang ini full dengan virus sekalipun, masih banyak yang mau.


5. Makan Minum dengan Persiapan


Menyetir tanpa makan camilan ? Menyetir di tol panjang tanpa minum sesuatu ? Ah gak seruuu....

Memang berdasar data WHO masih belum ada bukti atau penelitian yang mengatakan bahwa virus covid akan menular melalui makanan. Namun sama seperti iklan demam berdarah di televisi dengan semboyan "Lebih baik mencegah daripada terlambat". Berikut yang kami lakukan untuk perjalanan kami.


Snack


Persiapkan snack kalian dan snack si kecil dari rumah. Membeli snack di jalan terutama di tempat ramai bukanlah pilihan yang bagus. Dengan membawanya dari rumah, kalian dapat menghindari resiko yang tidak perlu dan juga bisa mempersiapkan snack sehat untuk si kecil. Tapi bukan berarti kalian tidak boleh bawa camilan favorit. Beli camilan favorit sebelum perjalanan, dengan begitu kalian masih bisa mencuci atau mensteril bungkusnya, atau memindahkan ke wadah kecil.


Salah satu yang bisa kalian lakukan juga adalah dengan memanfaatkan tempat makan si kecil waktu dia mpasi. Di sini kami membawa 3 jenis snack, karena si kecil suka kacang maka kami membawa kacang almond, buah kering, dan terakhir biskuit untuk anak. Apabila kalian membawa bayi, juga bisa memasukkan beberapa biskuit bayi atau buah potong.



Makanan Berat

Dalam perjalanan biasanya kami menghindari untuk makan di tempat yang tidak kami kenal atau kami tidak yakin. Apabila kami tahu akan melewati jam makan siang sementara masih di jalan atau di tol, biasanya kami akan membawa bekal dari rumah. Dan bekal yang paling simple, semua orang suka termasuk si kecil, dan tetap enak walaupun sudah dingin - Nasi Goreng.


Nasi goreng menjadi menu andalan kami ketika berpergian dan harus makan di jalan. Cukup cari pemberhentian di rest area, keluarkan bekal dan mobil menjadi tempat yang ideal pengganti restaurant. Lebih sehat dan biasanya lebih murah.


Apabila kalian membawa bayi, kami sangat sarankan kalian membawa Cooler Box atau Kotak Pendingin, apalagi ketika mpasi. Kalian dapat memasukkan susu dan makanan beku ke dalam kotak ini, plus apabila masih cukup kalian bisa menambahkan beberapa minuman dingin untuk papa mama.


Minuman


Membeli kopi di tengah jalan atau di rest area adalah salah satu hal favorit kami apabila sedang travel. Berangkat pagi dan menyetir dengan menikmati kopi...bikin travel makin asik, tapi tetap fokus di jalan ya. Untuk mengurangi resiko sekaligus mengurangi sampah plastik (harus dong..) kami biasanya membawa tumblr kami sendiri untuk kopi dan air mineral. Biasanya kami akan membawa beberapa botol minum dalam sekali perjalanan

  • Botol minum berisi minimum 2 liter khusus untuk air mineral

  • Tumblr khusus untuk kopi di jalan

  • Mug untuk minum kopi di hotel

  • Dan terakhir botol minum si kecil, carilah yang anti tumpah.

Kami memiliki beberapa koleksi tumblr dan mug. Ada satu mug yang sudah kami ulas sebelumnya yaitu Wallmug Demita Cup, klik saja disini untuk ulasan lengkapnya.


6. Sterilize


Ini adalah poin yang terakhir namun paling penting, Sterilize dan selalu waspada. Karena ini bukan makalah, maka kami akan memberi penjelasan sesingkat mungkin di 3 tempat yang biasa kami datangi dan cara yang kami lakukan.


Hotel

  • Ritual yang kami lakukan sebelum semua keluarga masuk kamar adalah mensteril ulang seluruh bagian di kamar. Mama dan si kecil akan menunggu di mobil dan papa akan check in sambil membawa Tas Sanitizer yang berisi seluruh perlengkapan dan semprot semuanya.

  • Saniter Spray Air & Surface (atau sejenis), kami pakai untuk menyemprot seluruh bagian di kamar dan kamar mandi yang mungkin akan dipegang oleh kami dan si kecil. Semuanya, termasuk di dalam lemari, remote ac, remote tv dan lain-lain.

  • Vakum ranjang dan sofa dengan Kurumi KV 01 (atau sejenis), baik itu sprei, selimut, maupun bantal.

  • Semprotkan Dr Soap Fabric Mist (atau sejenis) ke seluruh permukaan ranjang dan sofa.

  • Setelah semua selesai dilakukan buka jendela atau pintu selama min 15 menit untuk menetralkan bau, setelah itu seluruh keluarga kalian bisa masuk.

  • Cuci kembali seluruh perlengkapan minum seperti gelas, cangkir, sendok dan lain-lain.

  • Kami membawa Haezbaby Bear ESC Travel untuk memasak air, sekaligus apabila diperlukan untuk memanaskan makanan yang dibeli dari delivery online. Ke suatu kota tanpa kuliner makanan disana kok tidak asik rasanya, memanaskan makanan ini menjadi salah satu solusi.

  • Kami juga menghindari apabila hotel ini menyediakan kolam renang, atau area permainan anak kecil, karena kembali lagi kami merasa tidak mungkin pihak hotel bisa mensterilkan area tersebut setiap saat. Untuk kolam renang mungkin kalian bisa gunakan apabila sedang sepi sekali.

Restaurant atau tempat makan

  • Untuk restaruant atau tempat makan, baik itu di hotel maupun di luar hotel, biasanya kami mulai dengan menggunakan UV Care untuk piring dan alat makan yang akan digunakan. Beberapa restaurant akan memberi kalian alat makan yang dimasukkan air mendidih di depan kalian atau dalam bungkus plastik, namun kembali UV Care menjadi salah satu andalan kami.

  • Sebagai opsi tanyakan ke waiter atau pramusaji apakah meja kalian sudah disteril atau belum. Menyemprotkan spray alkohol ke seluruh meja dan kursi bisa menjadi opsi penenang hati.

  • Apabila resturant ini buffet atau prasmanan, selalu gunakan masker ketika kalian akan mengambil makanan. Apabila ada area makanan yang dapat diambil semua orang, tanpa ada penjaga yang membagikan, maka kami menyarankan tidak mengambilnya.

  • Pernah di suatu hotel yang cukup berkelas, kami menemukan mereka membiarkan area dessert atau pencuci mulut terbuka dan bisa diambil oleh siapa pun.

  • Hindari duduk di area yang kiranya akan dilalui banyak orang

Tempat wisata atau tempat hiburan

  • Untuk tempat wisata, datang di jam sepi adalah prioritas kalian. Walaupun tidak 100% akurat, google adalah teman kalian. Cek rata-rata waktu berkunjung dari google akan membantu kalian menentukan waktu terbaik

  • Kurangi sesuatu yang bersifat interaksi dimana mengharuskan kalian memegang sesuatu, misal mengambil brosur, memberi makan binatang, menggunakan area permainan, dll. Kegiatan itu memang asyik tapi kembali lagi, lebih baik mengurangi resiko

  • Kami mendapati lebih baik kalian membawa hand sanitzer dan sabun sendiri apabila diperlukan di tempat hiburan. Kita tahu mungkin sekarang sudah ada 100 tipe hand sanitizer dan sabun tangan diluar sana, dengan berbagai macam kualitas. Tempat wisata membutuhkan hal ini dalam jumlah yang luar biasa banyak, sehingga kami agak meragukan kualitasnya.


Osaka, 2017


Itulah 6 tips dari kami, keluarga Cerita Tiga, bagi kalian yang mau travel "aman" di tengah pandemi, terutama ketika membawa anak kecil. Satu yg utama ketika kalian travel di tengah pandemi adalah persiapkan semuanya termasuk resiko dan cara antisipasinya. Travel untuk hidup, travel adalah salah satu cara agar tidak jenuh dan "tetap hidup", tapi perhatikan juga cara untuk "tetap hidup" setelah travel ya. Semoga tips ini berguna bagi kalian, semoga sehat selalu


Salam Cerita Tiga


Comments


bottom of page